Pembangunan pendidikan sangatlah penting untuk menjadikan suatu pendidikan menjadi lebih baik dan berkembang. Sampai saat ini pembangunan pendidikan nasional
belum mencapai hasil sesuai yang diharapakan, terutama terkait
dengan masalah pemerintah akses dan kualitas
pendidikan
(Depdiknas, 2005 dalam Emma, 2016). Permasalahan dalam kualitas pendidikan tidak berdiri sendiri,
tetapi dalam suatu sistem yang saling berpengaruh. Mutu keluaran pendidikan dipengaruhi
oleh mutu masukan dan mutu proses (Depdiknas, 2005 dalam Emma, 2016). Secara ekternal,
komponen masukan pendidikan yang secara signifikan
berpengaruh terhadap mutu pendidikan di Indonesia yang cenderung masih rendah meliputi:
(1) ketersedian pendidikan dan tenaga kependidikan
yang belum memadai secara
kualitas dan kuantitas;
(2) sarana dan prasarana belajar yang belum tersedia
dan belum didayagunakan secara optimal;
(3) pendanaan pendidikan yang belum memadai yang belum menunjang mutu
pembelajaran; dan
(4) proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif (Depdiknas,
2005).
Tentunya masih ada faktor – faktor lain yang berpengaruh secara langsung atau
tidak langsung terhadap mutu pendidikan.
Pada intinya, tersedianya
sarana prasarana yang memadai serta guru yang berkualitas
(kompeten) akan dapat
meningkatkan minat,motivasi, dan sikap belajar siswa, sehingga tercipta pembelajaran yang efektif dan
efisien.
Upaya meningkatkan mutu pendidikan, tidak bisa
terlepas dari upaya perbaikan manajemen
madrasah. Oleh karena itu sistem pendidikan di madrasah saat ini harus
diperbaiki, minimal pada aspek perbaikan kurikulum dan perbaikan kualitas
pembelajaran, kualitas SDM baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan,
perbaikan sarana prasarana, dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan
pendidikan. Langkah-langkah strategis harus dikembangkan oleh madrasah untuk
menjadi madrasah yang efektif dalam membangun citra positif sehingga ada
akselerasi peningkatan kualitas madrasah. Madrasah harus mempunyai visi dan
misi yang jelas, kepala madrasah yang profesional, guru yang profesional,
lingkungan yang kondusif, ramah siswa, manajemen yang kuat, kurikulum yang luas
tapi seimbang, penilaian dan pelaporan
prestasi siswa yang bermakna, serta pelibatan orang tua/masyarakat (Arikunto,
2008 dalam Emma, 2016).
Nama: Afifatun Nururoifati
NIM : 932500515
Kelas : A (08.40)
Fakultas / Prodi : FTIK / PBA
UAS E-Learning IAIN Kediri

0 komentar:
Posting Komentar